Desain atap rumah pelana adalah salah satu jenis atap yang banyak dipilih masyarakat untuk menampilkan rumah yang mewah. Rumah sebagai salah satu hunian pribadi yang penghuninya bebas untuk melakukan segala hal. Mulai dari istirahat tidur, memasak, berkumpul bersama keluarga, dan lainnya. Maka dari itu rumah harus dibangun dengan semaksimal mungkin. Mempertimbangkan banyak hal, seperti elemen-elemen interior dan eksterior.
Menyesuaikan dengan desain baik interior dan eksterior. Dijamin rumah setelah proses pembangunan selesai terlihat apik tanpa harus mengurangi fungsi itu sendiri. Perlu diketahui pilihlah atap rumah dengan keinginan sendiri. Jangan hanya mengikuti trend saja tapi tidak sesuai banyak hal. Sebab bisa mengurangi fungsi dari rumahnya.

Mengenal Desain Atap Rumah Pelana
Desain atap rumah pelana adalah yang paling umum digunakan dengan sisi miring bertemu di puncak, membentuk segitiga menyerupai kuda. Karakteristik utama dari jenis atap ini adalah puncak atap mempunyai titik pertemuan kedua sisi atap yang membentuk garis lurus. Atap pelana ini sangat cocok diterapkan di negara Indonesia.
Sebab struktur atap ini mempunyai sistem drainase baik. Sebab mampu menghalau genangan air hujan dengan maksimal. Meskipun tergolong atap klasik, atap pelana juga cocok diterapkan di rumah modern minimalis. Bentuk atapnya mudah dimodifikasi. Sehingga bisa disesuaikan berbagai desain hunian.
Berdasarkan video dari channel akun Instagram sukabumiarsitek banyak yang salah paham dengan atap pelana. Masyarakat menilai bahwa jenis atap ini sederhana. Padahal kesederhanaannya mampu memberikan suasana rumah yang sejuk dan tidak mudah bocor saat musim hujan mengintai.
Inspirasi Model Atap Pelana
Banyak pilihan inspirasi model atap pelana ini. Setiap modelnya memberikan kesan tampilan berbeda dan kelebihan tentunya. Berikut inspirasinya:
Rumah Atap Pelana Klasik
Inspirasi pertama adalah rumah atap pelana klasik. Model ini terlihat sederhana karena mempunyai dua sisi miring berbentuk segitiga. Sisinya tersebut menciptakan ruangan di dalam plafon. Model klasik ini akan memberikan bentuk menonjol di area depan rumah. Menambah kesan klasik dan aesthetic bisa diterapkan secara berderet dengan ukuran berbeda.
Desain Dutch Gable Roof
Desain ini memang terinspirasi dari rumah-rumah bergaya Belanda. Sehingga kental nuansa Eropa klasik dan sentuhan art deco. Bentuk model gaya ini adalah perisai. Dutch gable roof sendiri pengembangan dari atap pelana klasik yang dikombinasikan dengan model atap perisai. Desainya memberikan ruangan yang lebih pada rumah. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk penghuni rumah dalam menyimpan barang yang sudah tidak digunakan di loteng.
Pelana Simetris
Desain atap rumah pelana simetris cenderung banyak dipilih. Model ini mempunyai bentuk tidak beraturan dan abstrak. Bentuk atap ini dibuat dengan lebih panjang dari sisi yang lain. Desain ini cocok diterapkan pada hunian rumah minimalis, kontemporer, dan modern.
Pelana Shed
Atap pelana shed adalah bentuk penyempurnaan dari model atap biasa. Model ini bisa dikenali dari satu sisi strukturnya yang terlihat miring. Penerapan atap ini memberikan tampilan modern yang kekinian.
Atap Pelana Modern Kotak
Pilihan desain terakhir adalah atap pelana modern bentuk kotak. Model ini paling menarik dan unik. Sehingga penghuni rumah akan merasakan pengalaman yang berbeda saat memilih menerapkan jenis desain ini. Agar makin mewah bisa ditambahkan dengan genting berwarna warni. Dijamin dari luar, rumah terlihat aesthetic layaknya pelangi. Orang lain melihatnya juga tidak bosan dan biasa-biasa saja.
Desain atap rumah pelana diatas bisa menampilkan ekspresi dan personal dalam diri penghuni masing-masing. Pokoknya dijamin betah deh diruang dengan menggunakan salah satu atap tersebut. /diva



