Atap Sirap Metal Solusi Kuat dan Kokoh untuk Investasi Jangka Panjang

Posted on

Memilih bahan atap rumah tentu tidak mudah. Banyak variasi pilihan yang harus diperhatikan dengan detail. Salah satu pilihan populer saat ini adalah atap sirap metal. Material atap ini kian diminati karena mampu menawarkan umur panjang, daya tahan, dan efisiensi biaya. Nah, sebelum memahami apa saja keunggulan atap satu ini, simak dahulu pengertiannya berikut!

Atap Sirap Metal Solusi Kuat dan Kokoh untuk Investasi Jangka Panjang
anekaataph.web.indotrading.com

Mengenal Atap Sirap Metal 

Sebelum mendalami detail atap sirap logam, maka penting untuk terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud “atap sirap”. Saat ini, atap ini tersedia untuk berbagai macam bahan, termasuk aspal, logam, kayu, dan tanah liat, serta batu tulis. Di Amerika Serikat, sirap aspal merupakan paling umum dan dipasang dari bawah atap ke atas. Sementara itu, di luar Amerika Serikat, sirap terakota atau batu tulis umum digunakan dalam barisan tumpang tindih sebagai atap sirap.

Sementara itu, pengertian atap sirap logam sendiri merupakan material atap yang meniru tampilan sirap aspal tradisional. Akan tetapi dibuat dari logam berkualitas tinggi yakni baja galvanis. Penting diingat bahwa kendati ada beberapa jenis atap logam, namun tidak semuanya sama. Selain itu, meski atap metal telah digunakan dalam lingkungan industri selama bertahun-tahun, namun atap logam berlapis batu baru diperkenalkan tahun 1957. Dengan demikian, baru saat itulah diterima secara luas di pasar perumahan.

Proses Produksi Material 

Di sisi lain, proses produksi material atap sirap metal ini dari lembaran baja “dicap” ke dalam panel atap lalu dilapisi dengan butiran basal alami memakai resin akrilik sebagai pengikat. Hasilnya tekstur dan ukuran dapat meniru berbagai jenis sirap tradisional, seperti aspal, kayu, dan lainnya tanpa kelemahan umum. Misalnya seperti retak dan  melengkung. Contoh produk atap sirap logam adalah JHL ROOF yang mirip seperti sirap aspal, namun daya tahan sangat kuat karena dari logam.

Keunggulan Atap Sirap Metal

Setelah memahami definisi atap sirap logam tersebut, maka berikut ini adalah beberapa keunggulan yang patut menjadi bahan pertimbangan, antara lain:

Atap Mampu Berumur Panjang

Salah satu keunggulan utama atap sirap metal adalah umurnya panjang. Atap jenis ini bisa bertahan hingga mencapai 50 – 70 tahun. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan sirap aspal yang biasanya hanya memiliki umur pendek sekitar 10 hingga 20 tahun.

Umur sirap metal ini dikenal lebih panjang sehingga berdampak pada sedikitnya penggantian. Hasilnya tentu akan menghemat waktu dan uang seseorang untuk pemeliharaan atap jangka panjang.

Daya tahan dari Cuaca Ekstrem

Genteng sirap logam juga unggul dari sirap aspal melihat segi hal daya tahan, terutama jika terjadi cuaca ekstrim. Biasanya, sirap selain metal akan hilang dari atap setelah angin kencang karena sangat rentan terhadap angin. Selain itu, sirap lain seperti aspal juga kerap melengkung di bagian tepinya.

Sebaliknya, sirap metal pada dasarnya memiliki bahan tahan lama. Dampaknya, material ini bisa menahan angin topan dan puing-puing terbawa angin tanpa retak, pecah, atau bergeser.

Tahan Benturan dan Anti Retak 

Atap sirap logam juga sangat tahan terhadap benturan seperti terjadi peristiwa hujan es tanpa retak atau bocor seperti halnya aspal. Sebagai bahan berpori, sirap aspal dapat retak dan melengkung setelah siklus beku-cair berulang kali. Akan tetapi, sirap metal tidak akan keropos maupun terpengaruh oleh salju dan air.

Sebagai Perlindungan Kebakaran

Bahan atap sirap logam juga sulit terbakar. Sifat metalnya dapat tahan terhadap api dan tidak akan berkontribusi terhadap penyebaran api. Dengan begitu, hal ini mampu memberikan perlindungan maksimal terutama jika terjadi peristiwa kebakaran.

Melihat ulasan dari laman Instagram simantap, genteng metal Multi Sirap menawarkan desain lapisan batuan alam asli. Material atap metal ini juga telah berstandar internasional yang siap mempercantik dan melindungi bangunan. Hebatnya lagi, produk genteng ini sudah lulus uji Burning Test di Natural Hazards Laboratory di Amerika Serikat. Burning Test merupakan uji ketahanan material terhadap panas dan api ekstrim, sehingga memastikan atap tetap kuat, tidak mudah terbakar, dan aman ketika kebakaran.

Atap Sirap Metal vs Sirap Kayu, Mana yang Lebih Baik? 

Setelah mengetahui perbandingan metal dan aspal, maka saatnya untuk membandingkannya dengan sirap kayu. Jika melihat dari keunggulan di atas, sirap metal jauh lebih unggul dari segi ketahanan. Pasalnya, kayu rentan mengalami pelapukan dan serangan rayap. Akan tetapi, jika membandingkan dari segi estetika, maka kayu adalah pemenangnya.

Oleh sebab itu, pemilik rumah dapat menyesuaikan dengan selera masing-masing. Jika ingin atap yang bernuansa hangat dan estetik, maka sirap kayu layak dipilih. Akan tetapi, jika ingin mengutamakan kekuatan untuk jangka panjang, maka solusi terbaik adalah sirap metal.

Demikian ulasan seputar keunggulan atap sirap metal yang bisa menjadi bahan pertimbangan. Atap satu ini layak menjadi pilihan karena daya tahannya mampu dijadikan investasi jangka panjang. Oleh sebab itu, jika saat ini masih bingung mencari material atap yang berkualitas, maka sirap metal inilah solusi jawabannya. /Estri