Penggunaan Atap Rumah Zincalume untuk Hunian Modern

Posted on

Atap rumah zincalume merupakan inovasi terkini dalam industri konstruksi. Pilihan atap ini menawarkan kekuatan dan ketahanan luar biasa yang populer untuk mendukung berbagai kebutuhan bangunan. Aplikasi atap zincalume cukup beragam, mulai cari rumah tinggal hingga berbagai bangunan komersial. 

Atap Rumah Zincalume
Qhomemart

Serba Serbi Penggunaan Atap Rumah Zincalume

Sebenarnya, atap zincalume adalah model atap yang terbuat dari campuran seng, aluminium dan silikon. Kombinasi ketiganya mampu memberikan perlindungan optimal dari risiko korosi. 

Jenis atap zincalume pertama kali diperkenalkan pada tahun 1976 oleh BlueScope Steel, perusahaan bidang produksi material besi Sejak saat itu, atap ini banyak digunakan dalam berbagai industri konstruksi. 

Berikut daya tarik yang ditawarkan oleh atap zincalume. 

Tahan Lama dan Kuat

Atap zincalume terkenal memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap korosi dan cuaca ekstrim. Hal ini tak lepas dari kandungan aluminium di dalam bahan, sehingga memberikan perlindungan optimal terhadap risiko oksidasi. 

Sementara itu, material seng pada atap mampu memberikan perlindungan ekstra dari korosi galvanis. Hal ini menjadikan atap zincalume bisa bertahan lama tanpa mengalami kerusakan berat, bahkan hingga puluhan tahun. 

Proses Pemasangan Mudah

Atap zincalume terkenal memiliki spesifikasi yang cukup ringan. Bobotnya ini membuat proses pemasangan jadi lebih mudah. 

Selain itu, bobot atap yang ringan juga bisa mengurangi beban struktur bangunan secara signifikan. Faktor kepraktisan ini membuat atap zincalume bisa jadi pilihan utama untuk proyek besar maupun kebutuhan renovasi rumah. 

Hemat Energi 

Atap rumah zincalume menawarkan reflektif yang cukup baik. Material ini mampu memantulkan sebagian panas matahari. Hasilnya, suhu di dalam ruangan bisa terasa lebih sejuk. 

Fungsinya tersebut mampu mengurangi kebutuhan penggunaan pendingin udara di setiap ruangan. Hal ini berujung pada penghematan biaya energi dalam jangka panjang. 

Ramah Lingkungan

Tak kalah menarik, atap zincalume bisa didaur ulang sepenuhnya. Hal ini bisa jadi pilihan atap yang lebih ramah lingkungan dibandingkan material tradisional. Proses produksinya yang efisien pun turut membantu mengurangi jejak karbon berbahaya. 

Melansir dari laman detik.com, atap zincalume memiliki presisi tinggi dalam proses pembuatannya. Ketika diaplikasikan, atap bisa tahan terhadap risiko korosi, karat dan cuaca ekstrim. Atap juga tidak mudah terbakar, sehingga aman untuk digunakan. Belum lagi, atap bisa diaplikasikan tanpa perawatan khusus. Setelah terpasang, atap bisa tahan dari goresan maupun benturan. Terakhir, proses pemasangannya pun cukup mudah. Tinggal dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. 

Kekurangan Atap Zincalume

Meskipun menawarkan banyak kelebihan, penggunaan atap zincalume juga memiliki beberapa sisi kelemahan. Misalnya saja, harga atap yang relatif lebih mahal. 

Secara umum, biaya awal dan pemeliharaan atap rumah zincalume relatif lebih tinggi dibandingkan material biasa. Hal ini bisa jadi kendala bagi penghuni yang memiliki anggaran terbatas. 

Kemudian, beberapa penghuni juga seringkali mengeluhkan soal bisingnya suara atap ketika hujan. Suara tetesan hujan yang menghantam permukaan atap bisa menjadi sangat keras dan mengganggu. Terutama untuk bangunan dengan plafon tinggi atau tanpa plafon. Jika tetap ingin mengaplikasikan atap ini, maka penghuni harus memasang instalasi suara yang baik. 

Perbandingan Daya Tahan Atap Galvalume vs Zincalume

Sebenarnya, atap galvalume vs zincalume sama-sama memiliki daya tahan yang sangat baik. Hal inilah yang membuat penghuni seringkali bingung untuk memilih di antara keduanya. Sebagai gambaran, penghuni bisa membandingkan keduanya berdasar daya tahan material dalam jangka panjang. 

Secara umum, galvalum memiliki perlindungan korosi yang sangat baik. Terlebih untuk lingkungan tropis dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Lapisan aluminium pada galvalum mampu memberikan perlindungan optimal pada permukaan. Sementara zinc bisa membantu mencegah penyebaran karat jika terjadi goresan yang tidak diinginkan. Sementara itu, zincalume memiliki proses produksi yang terkontrol. Hal ini membuat atap zincalume menawarkan ketahanan korosi yang lebih konsisten. Terlebih untuk penggunaan jangka panjang di lingkungan yang ekstrim. 

Berdasarkan uji ketahanan, atap galvalum menunjukkan ketahanan korosi yang dua hingga empat kali lebih baik dibandingkan baja galvanis. Sementara itu, atap zincalume sebanding atau sedikit unggul dilihat dari kondisi pengujian tertentu. 

Atap rumah zincalume bisa jadi pilihan menarik untuk diaplikasikan di berbagai konsep hunian modern. Meskipun memiliki beberapa sisi lemah, penghuni masih bisa mencari alternatif lain untuk mengatasi permasalahan tersebut. /Siti