Model atap kampung tentu tidak kalah dari model atap lainnya. Setiap model memberikan kesan tampilan yang berbeda-beda. Mulai dari warna, ukuran, hingga desain. Dimana bisa disesuaikan oleh penggunanya masing-masing. Rumah kampung menjadi incaran banyak masyarakat. Sebab memberikan daya tarik yang unik berbeda dari rumah lainnya.
Meskipun terlihat tradisional memberikan nilai keindahan luar biasa. Namun ingat, pengguna harus membangun dengan kombinasi bangunan masa kini. Secara keseluruhan nanti terlihat tradisional dengan gaya modern. Sekarang banyak ditemukan rumah kampung di beberapa kota desain modern.
Biasanya memperhatikan dari segi interior, eksterior, dan pastinya furniture yang ada di dalamnya. Pokoknya dijamin membuat pengguna menghuni rumah tanpa bosan.

Mengenal Model Atap Kampung
Model atap kampung hadir dengan segala bentuk ukuran dari sedang, besar, dan kecil. Hal itu bisa menyedikan bangunan ukuran rumah. Mengingat bahwa ukuran kecil untuk rumah kampung yang besar tidaklah seimbang.
Begitu juga sebaliknya, untuk itu pilihlah ukuran besar untuk lahan rumah yang besar dan kecil untuk yang kecil. Sehingga terlihat apik dan tidak mengurangi fungsionalitas.
Model atap ini hadir dengan berbagai desain. Mulai dari minimalis, modern, dan tradisional. Selain itu, warna yang dihadirkan juga beragam, seperti warna netral dan warna cerah. Semua warna itu memberikan tampilan seru bagi orang yang melihatnya.
Berdasarkan video dari channel akun Instagram indah_ones, genteng yang tebal dan bekas justru lebih disarankan karena sudah teruji ketahanannya terhadap panas dan hujan. Saat musim hujan deras turun tanpa henti, genteng bekas yang digunakan tetap kokoh dan tidak mudah bocor. Bahkan saat cuaca panas menyengat, suhu di dalam rumah terasa lebih sejuk dibandingkan dengan rumah yang memakai genteng baru tipis atau bahan atap lain.
Model Atap Kampung
Terdapat beberapa model atap di rumah kampung yang bisa pengguna gunakan dan pilih. Berikut ini beberapa detail modelnya:
Atap Joglo
Model pertama adalah atap joglo yang mempunyai nilai historis dan budaya tinggi. Atap ini sebagai simbol kemegahan dalam arsitektur Jawa. Berciri khas dengan mempunyai struktur bertingkat dan tiang penyangga di tengah rumah. Meskipun identik dengan pembangunan rumah yang besar. Atap model ini bisa diaplikasikan di rumah yang sederhana melalui penggunaan bahan lebih ekonomis dan desain yang disederhanakan.
Keunggulan yang dimiliki atap ini adalah mendukung sirkulasi udara yang maksimal. Adanya ruang yang luas pada atap ini, membuat sirkulasi udara panas bisa mudah naik. Sehingga membuat suhu dalam rumah tetap sejuk dan nyaman. Cocok banget untuk daerah dengan iklim panas yang tinggi. Desain dari atap joglo ini terlihat khas dan menarik.
Atap Datar
Model atap ruang datar juga sebagai pilihan bagi yang ingin membangun rumah di kampung. Desain atap datar menjadi pilihan bagi generasi muda sekarang ini. Sebab tampilan yang diberikan lebih modern dan minimalis. Cocok banget untuk desain rumah yang kecil. Namun, model ini harus diperhatikan dengan baik pada sistem drainase. Bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air.
Namun dengan perencanaan yang tepat mengenai kemiringan dan jalur pembuangan atap datar bisa menjadi pilihan estetik dan simpel. Keunggulan lainnya pengguna bisa memanfaatkan pemanfaatan ruang atap untuk rooftop garden atau tempat bersantai keluarga. Hal ini menjadikan atap datar sebagai pilihan kreatif dan efisien bagi rumah-rumah di kampung.
Atap Limasan
Atap limasan adalah model atap rumah kampung paling menarik dari yang lain. Bentuk atap ini menyerupai piramida dan empat sisi miring yang simetris. Atap ini efektif dalam mengalirkan air hujan dan melindungi rumah dari panas matahari. Banyak rumah kampung Jawa menggunakan atap ini. Alasannya karena keindahan yang ditawarkan dan kekuatannya.
Model atap kampung di atas mampu menampilkan ekspresi kepercayaan diri yang semakin meningkat. Sehingga bukan hanya menguntungkan diri sendiri, tapi juga orang yang bertamu. /diva



